Rabu, 13 November 2013

TUGAS IBD TENTANG INOVASI CUKA

INOVASI MANUSIA TERHADAP CUKA
http://www.carrefour.co.id/img/products/l/8993366201315.jpg


Cuka merupakan salah satu gugus asam karboksilat yang paling sederhana. Cuka atau yang mempunyai nama lain asam asetat, asam etanoat atau asam cuka adalah senyawa kimia asam organik yang dikenal sebagai pemberi rasa asam dan aroma dalam makanan. Asam cuka memiliki rumus empiris C2H4O2. Rumus ini seringkali ditulis dalam bentuk CH3-COOH, CH3COOH, atau CH3CO2H. Asam asetat murni atau disebut juga asam asetat glasial adalah cairan higroskopis tak berwarna yang memiliki titik beku 16.7°C.

Cuka telah dikenal manusia sejak dahulu kala. Pada tahun 3000 SM dan 2000 SM di Mesopotamia diperkirakan bahwa 40% dari total panen gandum digunakan untuk pemasakan bi dan pembuatan cuka. Di Mesir telah dikenal bahwa proses fermentasi yang menghasilkan alkohol jika diproses lebih lanjut dengan microorganisme berbeda akan menghasilkan asam cuka. Karena khasannya, kemudian cuka Mesir menjadi sangat disukai oleh bangsa Yunani (greek) dan Romawi. Orang-orang Babilonia memproduksi beberapa jenis cuka yang berbeda, termasuk yang terbuat dari getah palem, biji gandum dan kurma yang merupakan bahan mentah yang digunakan dalam pembuatan cuka sekarang.

Manfaat cuka sangat banyak. Selain sebagai pemberi rasa dan aroma pada masakan, cuka juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet, antiseptik, desinfecktan dan obat-obatan. Sebagai obat cuka dapat menurunkan kolesterol, kontrol diet, dan kontrol gula darah pada penderita diabetes.

Cuka mempunyai banyak jenis. Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis cuka yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari:

JENIS-JENIS CUKA

Cuka Anggur Merah

http://4.bp.blogspot.com/_r8i8cdk8fk8/TPwvZSqk7PI/AAAAAAAABMg/ZOl4C38xCfs/s1600/cuka%2Banggur%2Bhalal.jpg

Cuka Anggur Merah: itu telah digunakan selama berabad-abad baik untuk tujuan pengobatan dan kuliner. Hal ini digunakan di seluruh dunia, terutama di negara-negara Mediterania, di berbagai resep, dan juga sebagai agen acar untuk buah-buahan dan sayuran. warnanya dapat bervariasi dari cahaya naik menjadi merah tua dan kandungan asam yang dapat bervariasi dari 5 untuk 7%.

Cuka Anggur putih
http://www.tokoindonesia.de/catalog/images/0742-2.jpg
Cuka Anggur putih: jenis cuka yang ringan beraroma dan digunakan untuk memasak. Ini juga merupakan dasar yang baik untuk membuat cuka diresapi dengan berbagai ramuan, rempah-rempah atau buah-buahan. warnanya dapat bervariasi dari putih menjadi emas pucat dan memiliki kandungan asam sama seperti cuka anggur merah, yang berarti itu bervariasi dari 5 untuk 7%.

Cuka putih
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoDu2m9JMRoSIq1LkmYXIfb9XoNYLDyAoyydo7p6oQc_z-qVxj-qw-Cp2KpBhdmMO_pvpFYu6Q15vyJ9YGlys4bQxsZsN02a5Odp-MemdS9AX7rlmp4WeQDZy6lG0BwQQFAnl9q4NsliwO/s320/Cuka+%25281%2529.jpg
Cuka putih: tidak seperti cuka anggur putih, yang dibuat dari anggur, cuka putih disuling dari alkohol. Cuka putih ini mempunyai 5% tingkat keasaman. Jadi cuka ini keras dan memiliki rasa tajam. Cuka jenis ini lebih murah dibandingkan jenis cuka lainnya dan dapat ditemukan di toko-toko kelontong. Cuka putih ini adalah cuka yang paling banyak diproduksi setiap tahun sesuai dengan kbutuhannya yang setiap tahun mengalami peningkatan sejalan dengan meningkatnya industri.

MACAM-MACAM CUKA BERDASARKAN METODE FERMENTASINYA:

Slow fermentation, adalah pembuatan cuka dengan metode tradisional. Pada metode ini fermentasi biasanya dilakukan pada tong-tong lalu difermentasi dalama waktu yang cukup lama yaitu minimal 3 bulan, bahkan sampai bertahun-tahun. Bahan yang akan dibuat dihancurkan terlebih dahulu lalu di fermentasi dalam tong-tong. Flavor dari cuka dengan slow fermentation lebih kaya dan enak.

Fast Fermentation, biasanya dikenal sebagai fermentasi modern. Pada pembuatannya menggunakan kultur murni. Waktu fermentasi juga lebih cepat yaitu dalam hitungan hari. Flavornya lebih spesifik asam asetat karena mikroba yang digunakan hanya tertentu saja.

MACAM-MACAM CUKA BERDASARKAN BAHAN BAKUNYA:

Malt Vinegar, cuka yang terbuat dari gandum dan barley yang dikecambahkan. Cuka ini menyebabkan pati dalam biji berubah menjadi maltosa. Maltosa di peram untuk mendapatkan alkohol setelah itu diubah menjadi cuka. Cuka ini berwarna coklat bening.

White Wine Vinegar, biasanya juga disebut sebagai spirit vinegar. Bahan bakunya adalah alkohol yang dioksidasi. Kebanyakan white vinegar merupakan larutan 5% asam asetat. Warna yang dihasilkan putih bening. Biasanya dibuat dari biji-bijian (jagung) dan air.digunakan dalam pembuatan pickle dan juga digunakan sebagai bahan sanitasi.

Wine Vinegar, terbuat dari wine putih dan wine merah. Kualitas wine vinegar yang lebih baik dimatangkan dalam tong kayu selama 2 tahun dan menghasikan flavor yang kompleks. Wine Vinegar mempunyai keasaman yang lebih rendah daripada cider vinegar.

Balsamic Vinegar, berasal dari Modena Italy dan merupakan pembuatan cuka tradisional. Cuka ini terbuat anggur putih varietas Trebbiano. Anggur ini dibuat jus pekat lalu difermentasi pada tong kayu selama 3-12 tahun. Warna cuka ini coklat tua dan rasanya kaya, manis dan kompleks.

Apple Cider Vinegar, cuka ini terbuat dari sari buah apel, atau bisa juga ampas dari jus apel. Warna cuka ini adalah coklat kekuningan. Mengandung starter alami dari cuka.

Fruit Vinegar, cuka ini dibuat dari berbagai macam buah-buahan yang mengandung gula tinggi. Pada cuka ini tidak diperlukan penambahan flavor karena menghasilkan flavor sesuai dengan jenis buah yang digunakan. Flavor umum yang biasa digunakan untuk cuka buah adalah apel, black current, raspberry, dan tomat

Cuka Kesemek, cuka ini berasal dari korea. Sesuai dengan namanya cuka ini dibuat dari buah kesemek. Biasanya digunakan sebagai bahan tambahan makanan pada makanan raja. Lama Fermentasinya selama 3 bulan, jika diinginkan flavor yang lebih enak fermentasi dilakukan lebih dari 6 bulan dan fermentasi dilakukan dengan pemeraman.

Rice Vinegar, cuka ini banyak dibuat di Asia Timur dan Asia Tenggara. Berasal dari beras. Warnanya kuning, merah dan hitam.

Palm Vinegar, berasal dari filipina. Terbuat dari getah buah nipa muda yang dikumpulkan selama beberapa hari. Rasanya lebih lembut dan warnanya putih keruh.

Coconut Vinegar, cuka ini juga berasal dari filipina. Terbuat dari air kelapa. Rasanya asam dengan sedikit rasa “slightly yeasty”. Biasa digunakan dalam makanan india dan asia tenggara.. Berwarna putih keruh

Honey Vinegar, banyak dibuat di Italia. Terbuat dari madu. Cuka ini masih jarang dibuat

Cane Vinegar, terbuat dari jus gula tebu dan sangat populer di daerah ilocoos, filipina utara. Warnanya kuning gelap sampai coklat emas.

Beer Vinegar, banyak diproduksi di jerman, Austria dan belanda. Flavor tergantung tipe bir yang digunakan

Chinese Black Vinegar, terbuat dari beras, gandum, Mollet, sorgum atau kombinasi dari semuanya. Memiliki warna hitam pekat seperti tinta. Dan rasanya seperti gandum. Berasal dari China.
Cuka selain biasa digunakan sebagai bahan penambah asam pada makanan, ternyata juga mempunyai berbagai kegunaan lain yang mungkin banyak diantara kita yang belum mengetahuinya. cuka tersebut ialah cuka apel, berikut mungkin bisa dijadikan informasi bersama ..
Apa Itu Cuka Apel?
Cuka adalah hasil fermentasi atau peragian. Fermentasi adalah proses dimana gula dalam makanan dipecah oleh bakteri dan ragi. Pada tahap awal fermentasi, gula diubah menjadi alkohol. Kemudian, jika alkohol mengalami fermentasi lebih lanjut akan menghasilkan cuka. Pada umumnya cuka dibuat dari berbagai bahan seperti buah-buahan, sayuran, atau butiran misalnya beras. Cuka apel dibuat dari bubuk apel.
Seperti cuka pada umumnya, kandungan utama cuka apel adalah asam asetat. Cuka juga mengandung asam-asam lainnya, vitamin, garam mineral, dan asam-asam amino.
Manfaat Kesehatan Cuka Apel
Beberapa khasiat cuka apel untuk kesehatan yang telah dikenal antara lain:
  • Menurunkan kadar gula darah (glukosa darah) pada penderita diabetes.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi
  • Mencegah dan menghambat kanker
  • Menurunkan berat badan
  • Menurunkan dan mengendalikan kadar kolesterol dalam darah
  • Sebagai suplemen atau multivitamin yang sangat baik bagi kesehatan kulit, rambut dan kuku
  • Mengurangi nafsu makan berlebih (terutama bagi mereka yang dalam program diet, karena kandungan serat dalam apel mampu memberikan efek mengenyangkan lebih lama)
  • Menjaga organ kerja dan fungsi usus sebagai penyerapan sari nutrisi makanan
  • Memperlancar dan mengoptimalkan sistem pencernaan
  • Membunuh bakteri, virus penghambat sistem metabolisme tubuh terhadap saluran pencernaan
  • Memperlancar dan mengoptimalkan sistem pencernaan
  • Serta mencegah risiko kanker usus
Apa Resiko Banyak Mengkonsumsi Cuka Apel?
Secara umum resiko mengkonsumsi cuka apel tidak selalu terjadi, beberapa sendok cuka apel sepertinya tidak banyak. Namun jika cuka apel dikonsumsi untuk jangka panjang atau dalam jumlah besar, mungkin dapat menimbulkan resiko kesehatan. Berikut beberapa hal yang dapat anda pertimbangkan:
  • Cuka apel adalah asam kuat. Sebaiknya tidak mengkonsumsi cuka apel yang terlalu asam. Gunakan yang agak encer atau larutkan dengan air sebelum diminum.
  • Penggunaan cuka apel dapat menyebabkan kadar kalium rendah dan mengurangi kepadatan tulang. Jika anda mengalami kadar kalium rendah atau mengalami osteoporosis, jangan menggunakan cuka apel sebelum berkonsultasi dengan dokter.
  • Cuka apel yang mengandung banyak asam kuat mungkin dapat bereaksi dengan obat-obatan seperti diuretic dan laxative yang dikonsumsi secara rutin.
  • Jika anda mengalami diabetes, berkonsultasilah dengan dokter anda sebelum menggunakannya secara rutin. Cuka mengandung kromium yang dapat mempengaruhi kadar insulin tubuh anda.
Bolehkan Mengkonsumsi Cuka Apel?
Cuka apel memiliki citarasa yang nikmat serta kaya akan zat yang bermanfaat bagi kesehatan. Jika anda menggunakan cuka apel untuk menambah cita rasa makanan atau sebagai suplemen dengan jumlah tertentu tentu saja boleh dan anda akan mendapatkan manfaatnya. Namun jika anda akan mengkonsumsi cuka apel sebagai obat terhadap penyakit yang anda derita, anda harus mendapatkan rekomendasi dari dokter yang menangani penyakit anda.
Manfaat lainnya dari buah apel :
1. Zat phloridzin yang dapat memperkuat tulang terutama pada mereka yang mengalami sindrom atau gejala dari osteoporosis terutama pada wanita yang cepat memasuki masa menopause sangat membutuhkan jenis zat ini untuk memperkuat tulang tubuh dengan mengkonsumsi minimal 1-2 buah apel setiap harinya.
2. Apel yang dibuat jus juga disarankan dikonsumsi oleh mereka yang memiliki penyakit diabetes mellitus untuk menekan produksi dari insulin yang berlebih penyebab dari penyakit diabetes mellitus mudah meningkat. Selain itu jus apel juga dapat membantu mengendalikan kadar gula dalam darah.
3. Menurut sebuah penelitian di Rusia dengan mengkonsumsi jus apel setiap harinya mampu mencegah dan meringankan penyakit asma terutama pada anak-anak.
4. Kandungan zat quercetin membantu melindungi otak dari radikal bebas serta mencegah dari penyakit Alzheimer yakni penyakit kemerosotan fungsi otak.
5. Apel juga merupakan bagian dari menu sehat untuk mereka yang dalam program diet dan menurunkan berat badan berlebih. Kandungan tinggi serat alami mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menunda rasa lapar datang lebih awal.
6. Konsumsi apel setiap harinya juga dapat membantu mengurangi risiko dari penyakit kanker usus sebanyak 45 %.
7. Selain melindungi usus pada saluran pencernaan, apel juga dapat mencegah dari risiko penyakit kanker hati dan meningkatkan kemampuan fungsi hati untuk menetralisir dan membuang racun dalam organ hati.
8. Membantu pencegahan dari penyakit kanker paru-paru dan meringankan penderita dari kanker paru-paru sebanyak 50 % terutama yang disebabkan oleh rokok.
Cuka Apel ini proses pembuatannya tidak terlalu sulit. Yang pertama ambil beberapa buah apel segar kemudian cuci. Setelah kering potong dalam ukuran sedang tanpa dikupas kulit dan dibuang bijinya. Lalu simpan dalam wadah dari kaca yang ditutup dengan kain berbahan katun. hal ini bertujuan agar tidak terjadi reaksi terhadap cuka apel yang Anda buat. Simpan ditempat yang terlindungi selama beberapa minggu. Setelah itu proses selesai dan Anda sudah bisa menikmati Cuka Apel buatan sendiri.
Cuka Apel untuk diet
Cuka apel ternyata bisa dijadikan untuk program diet sehingga berat badan turun. Karena dengan mengonsumsinya nafsu makan dapat dikontrol dengan baik sehingga tidak cepat lapar. hal ini berdasarkan penelitian di tahun 2005 terhadap 12 orang dan hasilnya terbukti bahwa mereka dapat mengontrol nafsu makan yang akhirnya mempengaruhi berat badan.
Cuka Apel Untuk Mengobati Diare
Untuk mengobati diare Cuka Apel dicampur dengan air putih dan diminum. Bahan ini merupakan antibiotik alami yang dapat dikonsumsi sehari-hari secara aman.
Cuka Apel untuk menyembuhkan Luka
Cuka Apel bisa mencegah penyebaran bakteri pada luka, selain itu bahan ini juga mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan ketika luka akan sembuh.
Cuka Apel Bermanfaat Menyehatkan Rambut
Cuka apel juga bermanfaat untuk kesuburan dan kesehatan rambut, cukup gunakan 1/2 sendok makan cuka apel dan secangkir air dingin.
Cuka Apel Menghentikan Cegukan
Jika anda mengalami cegukan, ambillah satu sendok teh cuka apel kemudian di minum. Maka cegukan Anda akan segera berhenti.
Sudah tahu atau sudah pernahkah Anda mencoba cuka apel? Kalau belum, sebaiknya Anda mencoba cuka apel yang diklaim banyak bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Cuka apel merupakan salah satu altenatif pemanfaatan buah apel dengan cara melakukan pengolahan supaya lebih praktis. Cuka apel atau apple cider vinegar ini telah sejak lama digunakan untuk mengatasi berbagai problem kesehatan yang mengganggu.
Dalam kebiasaannya, cuka apel biasa digunakan sebagai penambah rasa asam alami pada masakan. Cuka apel juga kerap digunakan untuk mengawetkan makanan seperti sayur, daging, dan juga acar.
Sementara dalam konteks kesehatan, cuka apel ini sangat berperan untuk membantu program penurunan berat badan Anda, menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, meredakan arthritis, maupun mencegah terjadinya proses penuaan pada kulit.
Ada dua macam jenis cuka apel yakni cuka apel yang terbuat dari fermentasi sari apel dan juga cuka apel yang terbuat dari sari apel beralkohol (cider). Cuka apel yang dibuat dari sari apel beralkohol mengandung kadar alkohol sebanyak 5,85% makanya harus dihindari penggunaannya bagi Anda yang muslim. Berikut merupakan beberapa khasiat dari cuka apel bagi kesehatan tubuh.
Menstabilkan Tekanan Darah
Sebagaimana diketahui, apel mengandung banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Kandungan manfaatnya tersebut masih tetap bertahan sekalipun sudah diubah dengan proses fermentasi menjadi cuka. Beberapa khasiatnya ialah untuk meredakan gangguan hipertensi dan keluhan pembuluh darah.
Menyembuhkan Luka dan Menyehatkan Rambut
Cuka apel juga bisa menyembuhkan luka dengan cara kerjanya yang mencegah penyebaran bakteri pada luka. Selain itu, cuka apel bisa dimanfaatkan untuk proses penyembuhan dan mengurangi rasa gatal yang biasanya timbul ketika luka akan segera sembuh.
Cuka apel juga sangat bermanfaat untuk kesuburan dan kesehatan rambut Anda. Anda bisa menggunakan setengah sendok makan cuka apel dan secangkir air dingin dalam sekali pemakaiannya untuk proses penyuburan rambut.
Membantu Perawatan Wajah
Cuka apel sangat membantu apabila digunakan untuk menjaga keseimbangan Ph pada kulit wajah. Anda bisa menggunakan cuka apel di malam hari ketika mau tidur dan di pagi hari sebelum memakai pelembab wajah.
Bagi Anda yang memiliki flek hitam di wajah baik karena jerawat yang meninggalkan “jejak” maupun karena penyakit lainnya, bisa dihilangkan dengan cuka apel ketika menjelang tidur.
Namun, jangan digunakan secara langsung. Penggunaannya harus mencampurkannya dengan air karena sifatnya yang asam bisa merusak lapisan kulit.
Mengatasi Rematik dan Noda di Gigi
Kandungan kalium di dalam cuka apel dapat menguragi endapan kristal asam yang tumbuh di sekitar tulang sendi. Kandungan magnesiumnya berfungsi sebagai perekat yang melekatkan kalsium dan fosfor pada tulang-tulang dalam tubuh untuk melawan osteoporosis atau tulang rapuh. Anda yang bermasalah dengan noda di gigi juga dapat menggunakan cuka apel dengan cara dikumur.
Mengusir Rasa Pegal pada Kaki
Biasanya rasa pegal di kaki disebabkan oleh laktat. Nah, cuka apel bisa difungsikan sebagai penarik laktat tersebut sehingga membantu menghilangkan rasa pegal di kaki.
Meski dikenal banyak manfaatnya untuk kesehatan, konsumsi cuka apel sebaiknya tidak secara berlebihan. Cuka apel merupakan suplemen bukan obat.
Jika Anda ingin menggunakan cuka apel untuk mengobati penyakit yang diderita, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada otoritas kesehatan supaya tidak menimbulkan efek samping dan hasilnya pun dapat maksimal.
Anak-anak kita mengharapkan orang tuanya sehat, berstamina dan berumur panjang agar kita bisa selalu bersama.

Meskipun Hidup dan Mati kita di tangan Tuhan, tapi marilah kita berupaya untuk selalu menjaga kesehatan kita agar kita bisa terus mendampingi anak2 kita sampai akhir hayat dan tetap sehat tanpa harus sakit-sakitan, karena bertambah usia tidak identik dengan bertambahnya penyakit dan
keluhan tentu saja jika kita pandai menjaga kesehatan dari kebiasaan2 buruk.

Tahukah anda ada cara mudah dan murah menjaga kesehatan selain yg sudah kita sering dengar tentunya;

Berikut adalah khasiat Cuka Apel bagi kesehatan semoga bermanfaat:

1. Menyembuhkan Luka

Cuka apel bisa dipakai untuk menyembuhkan luka. Jadi, jika suatu hari anda mengalami luka, sebelum mendatangi lemari obat, cobalah cek lemari dapur.

Cuka apel dapat menyembuhkan luka dengan cara mencegah penyebaran bakteri di atas luka. Selain itu, cuka apel juga mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi rasa gatal yang biasanya timbul saat luka mulai sembuh.

2. Stabilkan Tekanan Darah

Apel dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ketika difermentasikan menjadi cuka, apel tetap saja berkhasiat. Di antaranya bisa meredakan gangguan hipertensi dan keluhan pembuluh darah, hingga menurunkan berat badan.

Cuka apel merupakan sumber serat larut paling baik, bebas kolesterol dan lemak, serta mengandung natrium. Kandungan pektinnya juga efektif menekan kolesterol jahat penyumbat pembuluh darah (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Cocok diminum panas ataupun dingin.

Sari apel bersifat antiseptik, sehingga bisa membantu menekan jumlah bakteri jahat dalam saluran pencernaan, memperbaiki metabolisme tubuh, memperlancar aliran darah, mengatasi keracunan, serta menekan risiko obesitas. Selebihnya, cuka apel juga mengandung karotenoid, sumber vitamin A yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh.

Bukan hanya melalui penelitian resmi, cuka apel telah lama dikenal berkhasiat dari pengakuan secara empiris. Mira misalnya, beberapa kali berbagi pengalaman 4. Menyehatkan Rambut

Cuka apel bisa membantu menambah kilau dan kesehatan rambut. Gunakan botol shampo yang kosong, isi dengan ½ sendok makan cuka apel dan secangkir air dingin. Gunakan campuran ini sebagai bilasan terakhir beberapa kali seminggu.

3. Membantu Perawatan Wajah

Cuka apel bisa membantu meregulasi keseimbangan pH pada kulit wajah Anda. Campurkan cuka apel dengan perbandingan 1:2, celupkan kapas, lalu aplikasikan pada wajah sebagai toner. Gunakan campuran ini di malam hari seusai membersihkan wajah, dan di pagi hari sebelum mengoleskan pelembap wajah.

Anda juga bisa langsung mengoleskan cuka apel pada flek hitam di wajah, biarkan semalaman untuk memudarkan warna kehitamannya. Namun jangan digunakan secara langsung sebagai pemutih pada seluruh kulit wajah, karena sifat cuka apel yang asam bisa merusak lapisan kulit.


4. Menghilangkan Noda pada Gigi

Untuk menghilangkan noda pada gigi, gunakan cuka apel langsung pada gigi, lalu berkumurlah.

5. Meredakan Iritasi Kulit Setelah Bercukur

Cuka apel juga bisa digunakan sebagai aftershave. Isi botol kosong berisi cuka apel dengan air dengan jumlah perbandingan yang sama, lalu kocok. Cuka apel pun siap digunakan sebagai cairan usai bercukur untuk meredakan kulit yang teriritasi ringan.

6. Mengobati Rheumatik

Khasiat lain cuka apel yaitu dapat mengobati reumatik, karena kandungan kaliumnya mampu mengurangi endapan kristal asam yang tumbuh di sekitar tulang sendi. Sedangkan asam maltat yang dihasilkan melalui proses fermentasi, menghasilkan aksi pembersihan sel dan membuat orang awet muda. Kandungan magnesiumnya berfungsi sebagai perekat yang melekatkan kalsium dan fosfor pada tulang-tulang dalam tubuh untuk melawan osteoporosis atau tulang rapuh.

7. Mengusir Pegal pada Kaki

Menghilangkan kaki pegal tak selalu harus dipijat. Cukup gunakan cuka apel, yang membantu menarik laktat (asam susu) yang menjadi penyebab pegal atau rasa tak enak pada otot, sehingga membantu menghilangkan pegalnya. Berikut caranya:

Basahi kain atau handuk kecil dengan cuka apel.

Bungkus otot pegal tersebut dengan kain tadi selama 20 menit. Rasa sakitnya akan berangsur hilang beberapa lama kemudian.

Silakan kompres kembali otot yang tegang dengan kain yang kembali dibasahi.

Kembali lagi diingatkan untuk tidak mengkonsumsi cuka apel secara berlebihan. Cuka apel merupakan suplemen bukan obat, jika anda ingin menggunakan cuka apel untuk mengobati penyakit yang anda derita, konsultasikanlah dahulu sebelumnya dengan dokter

Inovasi ini tidak akan berakhir sampai disini, akan ada nada inovasi terbaru dari pemanfaatan atau hal yang behubungan dengan buah apel yang difermentasikan. Kecerdasan manusialah yang membuat segala inovasi tercipta dan kebutuhan manusia yang mempengaruhi inovasi itu sendiri. Sebuah inovasi selalu mempunyai nilai daya guna dan estetika yang lebih. Pengaruh Buah apel yang di fermentasikan dalam bentuk cairan cuka apel memiliki manfaat dan fungsi yang sangat baik bagi

http://olvista.com/kesehatan/mengenal-cuka-apel-apple-cider-vinegar/
http://caramanfaat.com/manfaat-cuka-apel-bagi-kesehatan/