Senin, 23 Maret 2015

Kesehatan Mental

Sejarah Kesehatan Mental
Sejarah kesehatan mental tidaklah sejelas sejarah ilmu kedokteran. Ini terutama karena masalah mental bukan merupakan masalah fisik yang dengan mudah dapat diamati dan terlihat. Berbeda dengan gangguan fisik yang dapat dengan relatif mudah dideteksi, orang yang mengalami gangguan kesehatan mental sering kali tidak terdeteksi. Sekalipun oleh anggota keluarganya sendiri. Hal ini lebih karena mereka sehari-hari hidup bersama sehingga tingkah laku yang mengindikasikan gangguan mental dianggap hal yang biasa, bukan sebagai gangguan.
Khusus untuk  masyarakat Indonesia, masalah kesehatan mental saat ini belum begitu mendapat perhatian yang serius. Krisis yang saat ini melanda membuat perhatian terhadap kesehatan mental kurang terpikirkan. Orang masih fokus pada masalah kuratif, kurang memperhatikan hal-hal preventif untuk menjaga mental supaya tetap sehat. Tingkat pendidikan yang beragam dan terbatasnya pengetahuan mengenai perilaku manusia turut  membawa dampak kurangnya kepekaan masyarakat terhadap anggotanya yang mestinya mendapatkan pertolongan di bidang kesehatan mental.

Zaman peradaban awal
Dalam semua peradaban awal yang kita kenal di mesopotamia, mesir, yahudi, india, cina dan benua amerika, imam-imam, tukang sihir merawat orang yang sakit mental. Diantara semua peradaban tersebut sepanjang zaman kuno penyakit mental mulai menjadi hal yang umum. Bersama dengan penderita-penderita lain, kekalutan-kekalutan mental menjadi kawan separjalanan yang setia bagi manusia pada waktu ia bergerak menuju kehidupan yang terorganisir. Ilmu kedokteran menjadi lebih terorganisasi waktu peradaban-peradan menjadi lebih maju.
Di mesopotamia Penyakit mental dihubungkan dengan setan-setan dan pengobatan atau perawatanya dilakukan dengan upacara-upacara agama dan upacara-upacara magis supaya setan keluar dari tubuh si pasien. Orang-orang mesir memiliki sekolah kedokteran di kuil imhotep. Di kuil tersebut terdapat sebuah rumah sakit di sana dikembangkan terapi untuk pasien berupa rekreasi dan pekerjaan serta di terapkan semacam psikoterapi yang serupa dengan beberapa pendekatan yang sangat moder untuk mengobati penyaklit mental.
Di mesir juga dokter-dokter yang sekaligus imam, kepercayaan akan setan dan suatu pendekatan untuk merawat penyakit mental yang serupa dengan yang terdapat di mesir dan mesopotamia juga merupakan ciri khas dari ilmu kedokteran yahudi, tetapi kepercayaan akan satu alLah sebagai sumber segala kehidupan termsuk kesehatan dan penyakit mental merupakan perbedaan pokok dengan ilmu kedokteran dari peradaban awal lainya.
Di persia setan-setan dipersalahkan karena menyebabkan penyakit-penyakit mental dan segala penyakit. Mental yang baik atau kekuatan psikis/jiwa selalu mencari kesucian, kebajikan dan kebaikan hati. Metode-metode pengobatan cina dn hindu mirip dengan yang terdapat di persia. Ada kepercayaan-kepercayaan yang serupa dengan kekuatan-kekuatan yang berperang antara yang baik dengan yangburuk. Dalam pandangan orang cina gangguan mental dilihat sebagai penyakit dan dianggap sebagai gangguan proses alam atau ketidakseimbangan antara yin dan yang.

KONSEP SEHAT
  1. Menurut  WHO sehat adalah a state of complete physical, mental,and social well being and not merely the absence of illness or indemnity     ( suatu keadaan yang sempyrna baik fisik mental dan sosial tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan.)
Mengandung 3 karakteristik :
  1. Merefleksikan perhatian pada individu sebagai manusia
  2. Memandang sehat dalam konteks lingkungan internal dan eksternal.
  3. Sehat diartikan sebagi hidup yang kreatif dan produktif.
Sehat merupakan suatu kondisi tetapi merupakan penyesuaian, bukan merupaka suatu keadaan tetapi suatu proses. Proses disini adalah adaptasi individu yang tidak hanya terhadap fisik mereka tetapi terhadap lingkungan sosialnya.
  1. Menurut PENDER ( 1982 ) sehat adalah perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalam berhubungan dengan orang lain  ( aktualisasi ). Perilaku yang sesuai dengan tujuan , perawatan didi yang kompeten sedangkan penyesuaian diperlukan untuk mempertahankan stabilitas dan integritas structural.
  2. Menurut UU No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

Konsep Sehat Dari Budaya Barat dan Timur

Ada perbedaan antara model kesehatan Barat dengan model kesehatan Timur. Barat memandang kesehatan bersifat dualistik melihat tubuh manusia sebagai mesin dan dipengaruhi oleh dominasi media. Sementara Timur lebih bersifat hilistik, melihat kesehatan secara menyeluruh, saling mengait sehingga memengaruhi cara-cara penanganan terhadap penyakit.

Meskipun konsep sehat mental tidak lah jelas dan masik mengalami perkembangan, tapi ada beberapa ciri tingkah laku sehat menjadi ciri standar untuk menunjukkan sehat tidaknya individu melalui berbagai pendekatan dalam Kesehatan Mental.

Daftar Pustaka :

(Siswanto. 2007. Kesehatan Mental 1.Yogyakarta: Penerbit ANDI. 31)

Maddi, S.R. Personality Theories. A Comparative Analysis. Homewood,Ill.: The Dorsey Press,(1980 penerbit sarwono)




Jumat, 23 Mei 2014

Perkembangan IPTEK


Iptek? sesuai dengan kepanjangannya ilmu pengetahuan dan teknologi.
    IPTEK  mengalami perkembangan yang cukup pesat dari hari-kehari. Banyak hal dari sektor kehidupan yang telah menggunakan keberadaan dari teknologi itu sendiri. Kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi. Terutama di bidang teknologi  informasi (information technology) seperti internet, kitta dapat mengakses informasi-informasi melalui internet.

   Teknologi komunikasi adalah sebuah penemuan baru dalam aspek kehidupan dimana setiap individu dapat menggunakan, mengakses, dan memberikan segala hal informasi kepada orang lain secara universal, sedangkan teknologi informasi yaitu mencangkup sistem-sistem komunikasi seperti satelit siaran langsung, kabel interaktif dua-arah, penyiaran bertenaga rendah (low-power broadcasting), computer (termasuk personal-computer dan computer genggam yang baru), dan televisi (termasuk video disk dan video tape cassete).

    Dengan adanya ini memudahkan kita untuk melakukan suatu pekerjaan dan mengakses informasi, tetapi di Indonesia sendiri lebih banyak yang menjadi pengikut/follower dibandingkan menjadi inovator dari iptek itu sendiri. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa sudah semstinya kita mendukung perkembangan IPTEK di Indonesia agar kita dikenal sebagai bangsa yang Inovatif bukan hanya pengguna saja.

Rabu, 30 April 2014

Tugas Alamiah Dasar


Awal Mula Kehidupan Di Bumi

1.    Latar Belakang
Kita menyadari bahwa kehidupan sangatlah penting bagi kita semua sehingga kita membahas secara mendalam tentang Asal Mula Kehidupan di Bumi. Agar kita semua bisa mengetahui asal muasal kehidupan kita dan semoga pengetahuan yang akan di bagi makalah ini akan memajukan kesejahteraan hidup seluruh makhluk hidup di dunia. Makalah ini berjudul “Asal Mula kehidupan di Bumi” .
Makalah ini di buat untuk melengkapi uji kompetensi dalam mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar, jurusan ekonomi pembngunan tahun 2012.
2. Tujuan
Tujuan Umum :
Ø  Diharapkan baik penyusun maupun pembaca dapat lebih memahami dan menerapkan Ilmu yang akan dibagi dalam makalah ini dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga baik penyusun maupun pembaca dapat menjadi contoh yang baik bagi lingkungannya.
Ø  Mengetahui modernisasi dan globalisasi serta dampaknya terhadap Kehidupan di muka bumi.
Ø  Mengetahui kondisi Alam atau bumi saat ini dan permasalahan yang ditimbulkan.
Ø  Dapat menentukan solusi yang tepat untuk menangani permasalahan kerusakan alam.
Tujuan Khusus :
Melengkapi uji kompentensi mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar.
3.    Manfaat
Ø  Untuk mengetahui kondisi Alam atau bumi saat ini dan permasalahan yang ditimbulkan.
Ø  Dapat menentukan solusi yang tepat untuk menangani permasalahan kerusakan alam.








ASAL MULA KEHIDUPAN DI BUMI

       Bumi kita dahulu terbentuk dalam keadaan hangat dan pijar yang secara perlahan – lahan bumi mengadakan kondensasi atau lebih dingin sehingga pada suatu saat terbentuklah kerak atau kulit bumi. Bagian yang berbentuk cair membentuk samudera atau hidrosfer, sedangkan bagian yang berbentuk gas disebut atmosfer dan yang berbentuk padat disebut litosfer.
       Lapisan bumi yang dihuni oleh berbagai makhluk hidup melangsungkan kehidupannya disebut biosfer. Dalam kehidupan makhluk hidup tersebut, terbentuk suatu sistem hubungan antara makhluk hidup dengan materi dan energi yang mengelilinginya.
Ciri – ciri sebuah benda hidup atau makhluk hidup ialah :
     1.  Melakukan pertukaran zat atau metabolisme, yakni adanya zat yang masuk dan keluar.
     2.  Tumbuh atau bertambah besar karena pertambahan dari dalam dan bergerak.
3.  Melakukan reproduksi atau berkembangbiak.
     4.  Memiliki irabilitas atau kepekaan terhadap rangsangan dan memberikan reaksi terhadap      
          rangsangan itu.
5.  Memiliki kemampuan mengadakan adaptasi terhadap lingkungan.

a. Kapan Mulai ada kehidupan di Bumi
       Usia Bumi kurang lebih adalah 3000 juta tahun , namun hadirnya kehidupan diatas bumi barulah sekitar 2000 tahun, dan berwal dari mahluk yang sangat sederhana.
Hal itu diketahui berdasarkan penelitian dan analisis dengan menggunakan metode perbandingan zat radioaktif dengan zat hasil seluruhnya. Dengan metode itu pula diperkirakan bahwa bumi telah membentuk batuan sejak 5 ribu juta tahun yang lalu. Dari berbagai penelitian terdapat batuan yang berumur 3,5 juta tahun yang telah menunjukan tanda - tanda kehidupan atau fosil.
b. Dari mana asal kehidupan di Bumi
       Kita mengenal beberapa hipotesis tentang asal mula kehidupan. Perlu diketahui bahwa hipotesis yang dikemukakan para ahli tidak terlepas dari cara penalaran seseorang dari zaman ke zaman, oleh karena itu ada beberapa hipotesis yang agak kurang tepat kedengarannya. Namun sebaliknya, ada beberapa hipotesis yang benar bila ditinjau dari segi logika.
Berikut beberapa hipotesis atau teori tentang dari mana asal kehidupan di Bumi :




1.    Hidup dari Tuhan
Pendapat ini lebih dikenal dengan paham, Penciptaan Khusus yang mengandung arti bahwa Tuhan langsung turun tangan. Ilmuwan Tidak menolak anggapan ini, tetapi semacam itu diluar taraf dan batas ilmu pengetahuan. Pendapat ini dikenal dengan sebutan Teori Transedental , yang berpendapat bahwa semua ciptaan dari sisi “Religi “ adalah Ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa dan itu luar jangkauan sains.
2.    Teori Cozmozoa
Teori ini mengatakan bahwa mahluk hidup berasal dari luar angkasa diperkirakan suatu benda berat telah menyebarkan benda hidup dan benda hidup itu meruapakan suatu partikel – partikel kecil. Teori ini berdasarkan dua asumsi :
     a. Benda hidup itu ada atau telah ada di suatu tempat dalam alam semesta ini.
     b. Hidup itu dapat dipertahankan selama perjalanan antarbenda angkasa di bumi.
3.  Teori Fluger
Teori yang menyatakan bahwa bumi itu berasal dari suatu materi yang sangat panas sekali, yang mengandung Karbon dan Nitrogen sehingga terbentuk Cyanogen. Senyawa itu dapat terjadi pada suhu yang sangat tinggi, dan selanjutnya terbentuk zat protein protoplasma yang menjadi mahluk hidup.
4.    Teori Moore
Teori ini menyatakan bahwa Hidup dapat muncul dari kondisi yang cocok atau pas dari bahan Organik pada saat bumi mengalami pendinginan dalam kondisi tersebut muncullah hidup itu .
5.    Teori Allen
Bahwa saat keadaan berdifusi ( bumi itu keadaannya seperti sekarang ), beberapa reaksi terjadi yaitu energi yang datang dari sinar matahari diserap oleh zat besi yang lembab dan menimbulkan pengaturan atom, interaksi antara Nitrogen, Karbon, Hidrogen, Oksigen dan Sulfur, yang nantinya akan membentuk zat – zat yang difus yang akhirnya membentuk potoplasma benda hidup.
6.    Generatio Spontanea
Sebelum abad 17 orang menganggap bahwa makhluk hidup itu terbentuk secara spontan atau terbentuk dengan sendirinya.
Contoh: Ulat timbul dengan sendirinya dari bangkai tikus, cacing timbul dengan sendirinya dari dalam lumpur, dari gudang padi, ternyata munculah tikus.
Faham ini disebut juga abiogenesis makhluk hidup dapat terbentuk dari bukan makhluk hidup, misalnya dari lumpur timbul cacing. faham ini antara lain dipelopori oleh Aristoteles.


7.    Omne Vivum Ex Ovo
Fransisco Redi (1626-1697) ahli biologi bangsa Italia dapat membuktikan bahwa ulat pada bangkai tikus berasal dari telur lalat yang meletakan telurnya dengan sengaja disitu. Dari berbagai percobaannya yang serupa ia memperoleh kesimpulan yang serupa yaitu bahwa asal mula kehidupan itu adalah telur atau omne vivum ex ovo.
8.    Omne Ovo Ex Vivo
Lazzaro Spallanzani (1729 - 1799) juga ahli bangsa Italia dengan percobaannya terhadap kaldu, membuktikan bahwa jasad renik atau mikroorganisme yang mencemari kaldu dapat membusukkan kaldu itu. Bila kaldu ditutup rapat setelah mendidih maka tidak terjadi pembusukan. Ia mengambil kesimpulan bahwa untuk adanya telur harus ada jasad hidup terlebih dahulu. Maka muncullah teorinya omne ovo ex vivo atau telur itu berasal dari makhluk hidup.
9.    Omne Vivum Ex Vivo
Louis Pasteur (1822-1895) sarjana kimia Perancis melanjutkan percobaan Spallanzani dengan percobaan berbagai mikroorganisme. Akhirnya ia berkesimpulan bahwa harus ada kehidupan sebelumnya, agar tumbuh kehidupan yang baru atau disebut omne vivum ex vivo. Teori ini disebut juga teori Biogenesis dengan konsep dasar bahwa yang hidup itu tentu berasal dari yang hidup juga. Dengan teori biogenesis ini maka teori abiogenesis ditinggalkan orang. Akan tetapi dengan demikian asal mula kehidupan mulai kembali menjadi masalah yang belum terungkap, namun hampir semua para ahli sependapat bahwa asal mula kehidupan itu timbul di bumi kita ini, bukan dari angkasa luar.
10.  Teori Urey
Harold Urey (1893) seorang ahli kimia dari Amerika Serikat mengemukakan bahwa atmosfer bumi pada awal mulanya kaya akan gas-gas metana (CH4), amoniak (NH3), hidrogen (H2) dan air (H2O). Zat-zat itu merupakan unsur-unsur penting yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup. Diduga karena adanya energi dari aliran listrik halilintar dan radiasi sianr kosmos unsur-unsur itu mengadakan reaksi-reaksi kimia membentuk zat-zat hidup. Zat hidup yang mula-mula terbentuk kira-kira sama dengan keadaan virus yang kita kenal sekarang. Zat itu berjuta-juta tahun berkembang menjadi berbagai jenis organisme.
11.     Teori Oparis Haldane
Alenxande I. Oparin, ahli biologi Rusia mempublikasikan tentang asal mula kehidupan , Rangkuman pendapat itu adalah jasad hidup terbentuk dari senyawa kimiawi dalam laut pada saat atmosfer bumi belum mengandung oksigen bebas. Senyawa terebut ( asam Amino sederhana, Purin, basa pirimidin serta senyawa senyawa golongan gula, kemudian terbentuk pula senyawa polipedia asam - asam polinuleat dan polisakarida yang semuanya terbntuk berkat bantuan sinar ultraviolet, kilatan listrik, panas dan radiasi
Jasad Hidup Pertama disebut protobion, yang hidup dalam laut kira-kira 5-10 meter dibwah permukaan laut. Ditempat itulah mereka terhindar dari sinar ultraviolet intensitas tinggi dan sinar matahari yang mematikan. Ketika jasad hidup berkembang menjadi lebih sempurna dan mampu memproduksi oksigen maka lama kelamaan terdapat lapisan pelindung berupa Ozon di atmosfer bumi kemudian, kehidupan merayap di pantai dan akhirnya memenuhi daratan teori ini kembali ke teori Generatio Spontane tapi melalui proses evolusi ratusan juta tahun lamanya.

3. Apa Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Mati
       Sifat – sifat umum yang dapat dipakai untuk membedakan antara mahluk hidup dengan benda mati adalah :
Sifat - sifat Umum Mahluk Hidup dan Benda Mati :

Ø  Bentuk dan Ukuran
Makhluk hidup Mempunyai bentuk dan ukuran tertentu sedangkan benda mati tidak.
     Contoh: Batu ada yang sebesar butir pasir, dan ada yang sebesar gunung, sedangkan manusia bentuk dan ukuran tubuhnya tertentu.
  Ø  Komposisi Kimia
Makhluk hidup Mempunyai komposisi kimia tertentu yang terdiri dari unsur – unsur Karbon, Hidrogen, Oksigen, Nitrogen, Belerang, atau Sulfur, Fosfor dan sedikit Mineral. Benda mati komposisinya tidak tentu.
  Ø  Organisasi
Setiap mahluk hidup terbentuk dari sel- sel. Sel – sel ini membentuk jaringan, lalu jaringan ini membentuk organ, Sistem Organ ini membentuk proses hidup. Pada Benda mati misalnya batu, susunannya yang kompleks adalah hasil dan unsur pokoknya.
 Ø  Metabolisme
Pada makhluk hidup terjadi Pengambilan dan penggunaan makanan, respirasi atau pernafasan, sekresi dan ekresi. Benda mati tidak mengalami hal – hal tersebut.
 Ø  Iritabilasi
Maksudnya Mahluk hidup dapat memberikan reaksi terhadap perubahan pada sekitarnya, misal cahaya, gerakan, kelembapan dan suhu. Besarnya reaksi tak seimbang besarnya aksi. Pada benda mati reaksinya seimbang dengan aksi.


 Ø  Reproduksi
Pada mahluk hidup terdapat kemampuan untuk membuat mahluk hidup itu menjadi banyak. Sedangkan benda mati tidak.
     Ø Tumbuh dan mempunyai Daur Hidup
Setiap makhluk hidup mengalami proses pertumbuhan dan mempunyai daur hidup, artinya melalui proses kelahiran, tumbuh dewasa dan mati. Benda mati mengecil dan membesar karena pengaruh luar seperti halnya pada kristal. Ketujuh hal tersebut merupakan perbedaan yang umum yang terdapat antara makhlik hidup dan benda mati jadi bukan kriteria untuk menetapkan bahwa sesuatu itu ialah makhluk hidup hanya diperlukan tiga hal saja yakni mampu mengadakan :
a)  Metabolisme termasuk respirasi (bernapas)
     b)  Reaksi terhadap rangsangan dengan tujuan untuk mempertahankan diri.
c)  Pertumbuhan dan reproduksi.

Beberapa contoh makhluk tingkat rendah antara lain adalah :
1.    Virus
Bila rantai senyawa gula – fosfat – purin – pyrimidin suatu asam amino pada percobaan miller itu bertambah panjang dan semakin kompleks, maka akan terbentuk DNA (Deoxvribo Nucleic Acid) dan selanjutnya terbentuk virus. Penemuan virus sejalan dengan ditemukannya mikroskop elektron oleh Knoll dan Ruska pada tahun 1932 di Jerman, karenaa virus berukuran sangat halus kira – kira 10 – 30 milimikron. Berbagai jenis virus telah ditemukan dan mempunyai beragam bentuk seperti bulat, lonjong, kubus atau pun seperti batang. Sifatnya aneh karena dapat di kristalkan sebagai zat kimia biasa, ditanam dalam tumbuhan atau hewan dan juga dapat bertambah banyak.
Pertambahan virus masih ada dua pendapat, yakni :
a)  Virus melakukan reproduksi sebagaimana halnya makhluk hidup lain
     b)  Virus itu tak dapat memperbanyak diri melainkan organisme tempat virus itu berada dapat     
          membentuk duplikat virus tadi.
Beberapa jenis virus menyebabkan berbagai penyakit, misalnya mozaik pada tembakau, tomat, mentimun, waluh, jipang, dan lain–lain. Pada manusia, penyakit campak, cacar, cacar air, influenza, polio, kutil, demam kuning, hepatitis infectious dan lain – lain. Sedangkan pada hewan antara lain penyakit anthrax, rabies, psitacosis, pes sapi, dan lain – lain.




2.    Bakteriofag
Tingkat yang lebih tinggi derajatnya dari virus adalah bakteriofag. Ia sudah boleh dianggap hidup sesungguhnya karena ia dapat hidup dalam substrat buatan.
Tubuhnya terdiri dari rantai DNA yang dikelilingi protein dan dapat bereproduksi. Hidup sebagai parasit yang menyerang bakteridengan jalan memberi/melubangi tubuh bakteri. Ia berbuat demikian karena ukurannya jauh lebih kecil dari pada bakteri dan sedikit lebih besar dan virus yaitu 30–20 milimikron. Berbentuk seperti kendi.
3.    Rickettsia
Taraf makhluk hidup yang lebih tinngi dari backteritofag adalah Rickettsia. Ia sudah mempunyai RNA (Ribose Nucleic Acid) yaitu suatu asam dalam Inti sel yang biasanya berada di luar inti sel pada organisme bertaraf tinggi. Ukurannya 0,3 – 0,5 mikron, sedemikian kecilnya sehinnga tak dapat di saring. Tapi tak dapat berbiak dalam medium yang tak hidup. Rickettsia penyebab demam, cacar dan tipus.
4.    Bakteri
Bakteri merupakan mikroba yang sangat beragam dalam hal bentuk dan perilakunya. Ia digolongkan kedalam tumbuhan karena berdinding tubuh tebal. Ukurannya 0,5 – 0,7 mikron bergantung pada macam bakteri. Meskipun bakteri tidak memiliki inti sel, tetapi DNA dan NA ada dalam tubuhnya. Ia dapat di biakkan dalam medium buatan. Bakteri sering dogolongkan ke dalam ragi/jamur karena tidak memiliki hijau daun sehingga tidak dapat berfotosintesis. Jadi, kehidupannya tergantung kepada bahan organik yang sudah mati (saprofitis) atau menjadi parasit pada makhluk hidup lain. Pada umumnya bakteri hidup subur pada suhu 20 - 35˚C,ada pula bakteri yang tahan pada suhu 80˚C seperti di sumber air panas vulkanik. Dalam proses pembusukan, semua bahan organik hancur menjadi bahan anorganik. Oleh karena itu hampir semua  proses pembusukan merupakan fenomena pembiakan bakteri, maka bakteri itu disebut pula mikroba pembusuk atau pengurai.
5.    Protozoa
Protozoa sering disebut hewan bersel tunggal, Karena dinding tubuhnya tipis sekali dan berperilaku seperti hewan dalam arti mobilitas (pergerakan) dan cara makan. Ukuran tubuhnya 20 – 100 mikron, memiliki inti sel yang masif dan tubuh kental yang dinamakan protoplasma. Protozoa ada yang hidup bebas di alam ada pula yang menjadi parasit. Tak dapat berbiak dengan cara membelah diri.

  
     Kesimpulan   
       Dari segala semua yang telah diterangkan diatas telah dimpulkan beberapa point – point penting yang dapat dipetik dari makalah tentang asal mula kehidupan di bumi. Point – point penting tersebut adalah :
Ø  Bahwa Asal mula kehidupan itu sampai sekarang masih diperdebatkan dan belum diketahui dengan pasti dari mana dan kapan evolusi kehidupan telah ada.
Ø  Kehidupan telah menciptakan peradaban baru bagi makhluk hidup.
Ø  Kehidupan sangat diperlukan makhluk hidup untuk melestarikan jenisnya.
Ø  Semua makhluk hidup mengalami Evolusi dari masa ke masa.

2.    Saran
       Jagalah alam kita dari kerusakan alam seperti pembakaran hutan dan pemanasan global. Karena sesungguhnya alamlah yang memberikan kehidupan bagi kita semua makhluk hidup tanpa terkecuali. Apabila Alam kita hancur maka kehidupan di dunia akan hancur pula.

 DAFTAR PUSTAKA